Kamis, 06 Oktober 2016

MPR

MPR
( PENGERTIAN DAN BEBERAPA WEWENANG MPR )

MPR ( Majelis Permusyawaratan Rakyat)          

Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia atau cukup disebut Majelis Permusyawaratan Rakyat (disingkat MPR-RI atau MPR) adalah lembaga legislatif bikameral yang merupakan salah satu lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

Tugas dan wewenang

Mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar :

MPR berwenang mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dalam mengubah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, anggota MPR tidak dapat mengusulkan pengubahan terhadap Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Melantik Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum :

MPR melantik Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum dalam sidang paripurna MPR. Sebelum reformasi, MPR yang merupakan lembaga tertinggi negara memiliki kewenangan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden dengan suara terbanyak, namun sejak reformasi bergulir, kewenangan itu dicabut sendiri oleh MPR. Perubahan kewenangan tersebut diputuskan dalam Sidang Paripurna


Melantik Wakil Presiden menjadi Presiden :

Jika Presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya, ia digantikan oleh Wakil Presiden sampai berakhir masa jabatannya.
Jika terjadi kekosongan jabatan Presiden, MPR segera menyelenggarakan sidang paripurna MPR untuk melantik Wakil Presiden menjadi Presiden.

  

 

Dampak Globalisasi


DAMPAK GOBALISASI TERHADAP GAYA HIDUP


POSITIF
Karena pengaruh globalisasi, maka gaya hidup masyarakat dunia pun berubah pula mengikuti perkembangan jaman. Masyarakat kini cenderung lebih menghargai waktu dan juga mengikuti perkembangan di segala bidang. Masyarakat dunia sekarang adalah masyarakat yang modern. Baik dalam bentuk teknologi, makanan, pakaian, dan sebagainya.Hal tersebut membuat masyarakat lebih pntar dan lebih berpikiran terbuka tentang dunia sebenarnya. Di samping itu dengan adanya globalisasi, masyarakat dapat melakukan segalanya dengan lebih mudah dibandingkan sebelum ada pengaruh globalisasi itu sendiri.

NEGATIF

Tidak hanya memberi dampak positif, globalisasi juga memberikan dampak negatif terhadap gaya hidup dunia. Masyarakat dunia cenderung menjadi masyarakat yang konsumtif, bukan produktif. Kebiasaan yang konsumtif ini terkadang dapat memaksa orang untuk memaksakan diri memenuhi kebutuhan mereka yang serba mewah padahal ada banyak orang yang justru masih memerlukan bantuan mereka untuk meneruskan hidup. Hal tersebut mengakibatkan adanya jarak yang cukup besar antara masyarakat kaya dengan masyarakat yang miskin.